Kode Iklan Otomati Atau Peninjauan Adsense -->

BAHAN AJAR KELAS 9 - KEBUGARAN JASMANI - PERTEMUAN PERTAMA

   BAHAN AJAR KEBUGARAN JASMANI KELAS 9

PERTEMUAN PERTAMA

Kebugaran jasmani (physical fitness) merupakan kesanggupan seseorang untuk melakukan pekerjaan produktif sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan dan masih memiliki cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang atau melakukan pekerjaan mendadak. Untuk mencapai kebugaran jasmani yang baik. Kebugaran jasmani memeiliki banyak komponen di dalamnya, berikut adalah jenisnya :
1. Latihan kekuatan dan daya tahan otot
    Kekuatan otot adalah kemampuan sekelompok otot melawan beban dalam suatu usaha atau pekerjaan. Sedangkan daya tahan otot adalah kemampuan sekelompok otot melakukan serangkaian usaha atau pekerjaan dalam waktu yang relatif lama.
    a. Push up dan jalan menggunakan tangan (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot lengan, dada, dan bahu)


    b. Sit up (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot perut)

    c. Back up (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot punggung)

    d. Naik turun bangku (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot tungkai)

2. Latihan kelenturan/kelentukan persendian
    Kelenturan persendian adalah kemampuan persendian untuk bergerak secara luas menurut bidang geraknya.Ciri-ciri dari latihan kelenturan adalah gerakan meregang persendian dan mengulur otot hingga batas tertentu dalam jangka waktu tertentu. Contoh dari latihan kelenturan adalah gerakan peregangan, gerakan split, gerakan kayang, dan lain-lain.


3. Latihan Kelincahan
    Kelincahan adalah kemampuan seseorang untuk mengubah posisi dan arah secepat mungkin sesuai dengan situasi yang dihadapi dan dikehendaki. Bentuk-bentuk latihan kelincahan, antara lain : lari bolak-balik (shuttle-run), lari belak-belok (zig-zag), jongkok-berdiri (squat thrust), dan lain-lain.

Selain beberapa komponen latihan kebugaran jasmani diatas, terdapat juga latihan kecepatan reaksi, latihan keseimbangan, latihan daya tahan jantung paru, maupun latihan kebugaran jasmani lainnya. Dari materi di atas, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

BAHAN AJAR KELAS 7 - ATLETIK (LOMPAT JAUH DAN TOLAK PELURU) - PERTEMUAN PERTAMA

   BAHAN AJAR LOMPAT JAUH DAN TOLAK PELURU KELAS 7

PERTEMUAN PERTAMA

Pada pertemuan kali ini, kalian akan belajar salah satu cabang atletik yaitu lompat jauh dan tolak peluru. Berikut adalah pendjelasannya :

LOMPAT JAUH
Lompat jauh merupakan cabang atletik dalam nomor lompat. Lompat adalah gerakan melakukan tolakan melompat menggunakan satu kaki. Dalam melakukan lompat jauh, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan yaitu :

1. Gerakan awalan/ancang-ancang
Gerak awalan atau ancang-ancang adalah gerakan berlari secepat mungkin menuju balok tumpuan, tanpa mengubah irama langkah dan menurunkan kecepatan. 

2. Gerakan tolakan atau menumpu
Gerakan tolakan adalah gerakan menumpu salah satu kaki terkuat pada balok tumpuan sebelum melakukan lompatan.

3. Gerakan melayang diudara
Gerakan melayang diudara merupakan sikap saat melompat di udara. Sikap saat diudara dapat dilakukan dengan gerakan melentingkan badan dengan ayunan tangan dan kaki hingga siap untuk melakukan pendaratan.

4. Gerakan mendarat
Saat melayang di udara diakhiri dengan gerakan tangan lurus ke depan dan kaki bersiap menyentuh tanah untuk mendarat, usahakan berat badan diarahkan ke depan sebagai bentuk keseimbangan. Mendarat dilakukan dengan posisi jongkok.


TOLAK PELURU
Tolak peluru merupakan cabang atletik dalam nomor lempar dan tolak. Sesuai dengan namanya, tolak peluru tidak dilakukan dengan melempar, melainkan dilakukan dengan cara menolak atau mendorong. Dalam melakukan tolak peluru, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan yaitu :

1. Gerak spesifik memegang peluru
Peluru diletakkan pada telapak tangan, jari-jari direnggangkan. 


2. Gerak spesifik tolak peluru gaya membelakangi atau gaya o'brian.

Dalam melakukan tolak peluru gaya membelakangi, ada beberapa tahapan berikut ini :
a. Posisi awal (berdiri dan ancang-ancang) : Badan berdiri dengan posisi membelakangi arah sektor tolakan. Pegang peluru pada salah satu tangan terkuat untuk menolak dan letakkan pada leher bagian samping. Jika tangan kanan yang memegang peluru, maka posisi kaki tumpuan adalah kaki kanan di depan dan kaki kiri rileks dengan posisi di belakang. Tangan kiri rileks sebagai keseimbangan. Lakukan gerakan ancang-ancang dengan mengayunkan tubuh dan kaki tumpu.

b. Saat gerakan (melakukan tolakan) : Ketika ancang-ancang berada pada keadaan siap untuk menolak, rendahkan lutut kaki kanan dan lakukan gerakan berjingkat rendah ke belakang (memindahkan kaki kanan mundur seperti melompat) diikuti dengan kaki kiri mendarat. Putar/balik badan ke arah kiri dengan cepat. Pada saat badan mengahadap ke arah tolakan, dorong dan lepas peluru ke depan atas dengan kekuatan penuh. Peluru lepas saat lengan lurus.

c. Akhir gerakan (gerakan lanjutan) : Langkahkan kaki kanan ke depan sebagai keseimbangan agar tubuh tidak jatuh dan keluar dari area tolak peluru.

Jika kalian belum paham penjelasan materi di atas, coba kalian lihat video saat perlombaan tolak peluru berikut ini :


Dari materi di atas, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

BAHAN AJAR KELAS 8 - KEBUGARAN JASMANI - PERTEMUAN PERTAMA

  BAHAN AJAR KEBUGARAN JASMANI KELAS 8

PERTEMUAN PERTAMA

Kebugaran jasmani (physical fitness) merupakan kesanggupan seseorang untuk melakukan pekerjaan produktif sehari-hari tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan dan masih memiliki cadangan tenaga untuk menikmati waktu senggang atau melakukan pekerjaan mendadak. Untuk mencapai kebugaran jasmani yang baik. Kebugaran jasmani memeiliki banyak komponen di dalamnya, berikut adalah jenisnya :
1. Latihan kekuatan dan daya tahan otot
    Kekuatan otot adalah kemampuan sekelompok otot melawan beban dalam suatu usaha atau pekerjaan. Sedangkan daya tahan otot adalah kemampuan sekelompok otot melakukan serangkaian usaha atau pekerjaan dalam waktu yang relatif lama.
    a. Push up (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot lengan, dada, dan bahu)

    b. Sit up (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot perut)

    c. Back up (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot punggung)

    d. Naik turun bangku (untuk melatih kekuatan dan daya tahan otot tungkai)

2. Latihan kelenturan/kelentukan persendian
    Kelenturan persendian adalah kemampuan persendian untuk bergerak secara luas menurut bidang geraknya.Ciri-ciri dari latihan kelenturan adalah gerakan meregang persendian dan mengulur otot hingga batas tertentu dalam jangka waktu tertentu. Contoh dari latihan kelenturan adalah gerakan peregangan, gerakan split, gerakan kayang, dan lain-lain.

3. Latihan daya tahan jantung paru-paru
    Daya tahan jantung paru-paru adalah kemampuan jantung dan paru-paru bekerja menurut fungsinya dalam waktu yang relatif lama. Beberapa contoh latihan daya tahan jantung paru adalah lari 2,4 Km dalam waktu 12 menit, jogging atau lari atau renang dalam waktu yang relatif lama.

Dari materi di atas, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

BAHAN AJAR KELAS 9 - AKTIVITAS BELADIRI PENCAK SILAT - PERTEMUAN PERTAMA

Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Secara luas, seni beladiri pncak silat dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, serta Thailand dan negara lainnya. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia. Sedangkan, organisasi yang menaungi federasi pencak silat berbagai negara adalah Persekutuan Pencak silat  Antar Bangsa (Persilat) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Gerak dasar pencak silat adalah suatu gerak terencana, terarah, terkoordinasi, dan terkendali yang mempunyai empat aspek sebagai satu kesatuan, yaitu aspek mental spiritual, aspek bela diri, aspek olahraga, dan aspek seni budaya. Dengan demikian, pencak silat merupakan cabang olahraga yang cukup lengkap untuk dipelajari. Berikut adalah beberapa macam gerak kombinasi dan variasi jurus dalam pencak silat :

A. Jurus 1 rangkaian tunggal

(1) Lakukan posisi awal, yaitu berdiri tegak, kedua tangan mengepal di depan dada.

(2) Tekuk kedua lutut ke samping bersamaan kedua lengan mengepal di pukulan ke depan.

(3) Langkahkan kaki kanan ke samping kanan bersamaan memukulkan siku tangn kana ke kanan. Lakukan pula ke kiri dengan gerakan yang sama.

(4) Kembali ke sikap awal.



B. Jurus 2 rangkaian tunggal

(1) Posisi awal berdiri tegak kedua lutut agak ditekuk, dan kedua tangan mengepal di samping badan

(2) Hitungan 1, kaki kanan melangkah ke samping kanan bersamaan kedua tangan dipukulkan ke depan lurus

(3) Hitungan 2, tarik kedua lengan bersamaan seperti sikap awal sambi menarik kaki kanan seperti sikap awal

(4) Hitungan 3, kaki kiri melangkah ke samping kiri bersamaan kedua tangan dipukulkan ke depan lurus

(5) Hitungan 4, tarik kedua lengan bersamaan seperti sikap awal sambil menarik kaki kiri seperti sikap awal

(6) Lakukan gerak ini berulang kali.


C. Jurus 3 rangkaian tunggal

(1) Posisi awal berdiri dengan kedua kaki dirapatkan dan lutut agak ditekuk kedua tangan siaga di depan dada

(2) Hitungan 1: langkahkan kaki kanan ke samping kanan bersamaan lutut agak direndahkan dan tangan kiri memukul lurus ke depan.

(3) Hitungan 2: langkahkan kaki kiri ke samping kiri bersamaan lutut agak direndahkan dan tangan kanan memukul lurus ke depan.

(4) Lakukan gerak tersebut sampai ada kemajuan


D. Jurus 4 rangkaian tunggal

(1) Posisi awal berdiri dengan kedua kaki dirapatkan dan lutut agak ditekuk kedua tangan siaga di depan dada

(2) Hitungan 1: langkahkan kaki kiri ke samping kiri bersamaan menyabetkan tangan kiri

(3) Hitungan 2: sabetkan siku tangan kanan depan sebagai tangkisan sambil memutar posisi tubuh ke kiri

(4) Hitungan 3: langkahkan kaki kanan ke samping kanan bersamaan menyabetkan tangan kanan

(5) Hitungan 4: sabetkan siku tangan kiri depan sebagai tangkisan sambil memutar posisi tubuh ke kanan

(6) Posisi akhir kembali pada sikap awal.



Jika kalian belum memahami, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada tempat yang sudah disiapkan di google classroom...

BAHAN AJAR KELAS 7 - ATLETIK (LARI JARAK PENDEK) - PERTEMUAN PERTAMA

   BAHAN AJAR LARI JARAK PENDEK KELAS 7

PERTEMUAN PERTAMA

Hari ini, kalian akan mempelajari salah satu olahraga lari yaitu lari jarak pendek atau yang dikenal dengan Sprint. Lari jarak pendek memiliki 3 nomor perlombaan, yaitu 100 meter, 200 meter, dan 400 meter. Sedangkan untuk siswa setingkat SD dan SMP dapat dimodifikasi menjadi 60 meter. Kunci pertama yang harus dikuasai oleh pelari jarak pendek adalah start atau pertolakan. Keterlambatan start sangat merugikan pelari jarak pendek dan mempengaruhi hasil perlombaan. Selain gerakan start dengan start jongkok, gerakan saat berlari dan gerakan saat memasuki garis finish harus dipelajari agar dapat melakukan lari jarak pendek dengan baik. Berikut penjelasannya

A. Gerakan Start Jongkok
    Start jongkok dilakukan dengan 3 aba-aba atau hitungan yaitu beredia, siap, yaak. Berikut tahapannya :
a. Aba-aba bersedia: posisi badan jongkok dan lutut kaki belakang menempel pada tanah, kedua lengan ke bawah menyentuh tanah dengan ibu jari dan jari lainnya (bentuk V) menjadi penyangga dengan posisi selebar bahu. (lihat gambar 1) 

b. Aba-aba siap: pinggang diangkat sehingga lutut yang menempel pada tanah diangkat bersamaan dengan lurut depan. posisi pinggul lebih tinggi daripada bahu dengan kepala menunduk rileks. (lihat gambar 2)

c. Aba-aba yaak: dorong kaki belakang untuk melangkah ke depan. Ayunkan tangan dan langkahkan kaki menuju garis finish. (lihat gambar 3)


B. Gerakan saat berlari jarak pendek

Pada saat berlari, kaki mendarat menggunakan ujung kaki dengan lutut agak menekuk. Tolakan kaki dari tanah hingga kaki belakang lurus. Langkahkan kaki secepat dan selebar mungkin. Sementara itu, lengan diayun mengikuti irama kaki dengan membentuk sudut lengan 90 derajat. Selain itu, pandangan ke depan dan posisi badan agak condong ke depan dan rileks.



C. Gerakan memasuki garis finish

Pada saat akan memasuki garis finish, kecepatan lari diusahakan meningkat atau semaksimal mungkin hingga melewati garis finish. Saat garis finihs hanya berjarak 1 langkah kaki, busungkan atau condongkan badan ke depan. Pada cara lain dapat juga dilakukan dengan menjatuhkan atau memiringkan salah satu bahu ke depan.



Dari materi di atas, jika kalian belum memahami, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

BAHAN AJAR KELAS 8 - AKTIVITAS BELADIRI PENCAK SILAT - PERTEMUAN PERTAMA

 Pencak silat merupakan senibela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Secara luas, seni beladiri pncak silat dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Filipina, serta Thailand dan negara lainnya. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah IPSI atau Ikatan Pencak Silat Indonesia. Sedangkan, organisasi yang menaungi federasi pencak silat berbagai negara adalah Persekutuan Pencak silat  Antar Bangsa (Persilat) yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Pencak silat sangat membutuhkan konsentrasi dalam memeragakan seluruh gerakannya. Di Indonesia, terdapat banyak aliran pencak silat yang menunjukkan kekayaan budaya masyarakat di nusantara ini. Walaupun begitu, melalui olahraga pencak silat dapat menjadi salah satu alat pemersatu nusantara dan dapat mengharumkan nama bangsa serta sebagai identitas bangsa. Pada pertemuan kali ini, kalian akan mempelajari salah satu gerak spesifik beladiri pencak silat, yaitu gerak spesifik tangkisan. Berikut adalah macam-macam gerak spesifik tangkisan :

1. Tangkisan luar dengan satu tangan

- Posisi awal : berdiri tegak dalam kondisi siap menghadap arah pukulan dengan kedua lengan mengepal depan dada.

- Gerakan : saat pukulan datang dari arah depan menuju dada, lakukan tangkisan dengan menggerakkan lengan kanan ke arah luar badan bersamaan kaki kiri mundur ke belakang. Lakukan bergantian tangan dan kaki.

2. Tangkisan dalam dengan satu tangan

- Posisi awal : berdiri tegak dalam kondisi siap menghadap arah pukulan dengan kedua lengan mengepal depan dada.

- Gerakan : saat pukulan datang dari arah depan menuju dada, lakukan tangkisan dengan menggerakkan lengan kanan ke arah dalam badan bersamaan kaki kiri mundur ke belakang. Lakukan bergantian tangan dan kaki.

3. Tangkisan atas dengan satu tangan

- Posisi awal : berdiri tegak dalam kondisi siap menghadap arah pukulan dengan kedua lengan mengepal depan dada.

- Gerakan : saat pukulan datang dari arah atas, lakukan tangkisan dengan menggerakkan lengan kanan ke arah atas badan bersamaan kaki kanan maju ke depan. Lakukan bergantian tangan dan kaki.

4. Tangkisan bawah dengan satu tangan

- Posisi awal : berdiri tegak dalam kondisi siap menghadap arah pukulan dengan kedua lengan mengepal depan dada.

- Gerakan : saat pukulan datang dari arah depan bawah, lakukan tangkisan dengan menggerakkan lengan kanan ke arah bawah badan bersamaan kaki kiri dilangkahkan ke samping dengan lutut direndahkan. Lakukan bergantian tangan dan kaki.

Untuk gerakan tangkisan lainnya dapat dilihat pada buku siswa. Jika kalian belum memahami, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada tempat yang sudah disiapkan di google classroom...

KISAH HIDUP ANAK PALESTINA


Negara Palestina memiliki generasi anak usia sekolah yang harus diperhatikan pendidikannya. Sebagai Negara yang sedang dijajah, tidak mudah mengatur pendidikan anak di Negara Palestina. Di salah satu daerah tepi barat Palestina, banyak sekolah yang sangat memperihatinkan kondisinya. Sekolah tersebut tidak memiliki dinding, tidak memiliki gerbang, bahkan tidak memiliki atap untuk menaungi siswa dari panasnya matahari di negeri padang pasir tersebut. Begitu pula saat musim dingin dan musim penghujan. Sekolah tersebut juga tak memiliki tempat bermain, walaupun begitu, sekolah tetap menjadi tempat bermimpi dan menggapai cita-cita bagi anak-anak Palestina.

Beberapa anak Palestina, memiliki cita-cita menjadi dokter agar bisa membatu para pejuang dan orang-orang yang sakit. Adapun yang ingin menjadi guru agar bisa menjadi bagian melestarikan ilmu dan menjadi amal yang bermanfaat. Bahkan mayoritas dari mereka mendambakan menjadi penghafal Al Qur'an. Di lingkungan yang penuh dengan konflik peperangan, tentu tidaklah mudah bagi anak-anak Palestina melakukannya. Tetapi semangat mereka tak pernah padam untuk terus mencari ilmu.

Sewaktu-waktu, militer Israel memberikan perintah penghancuran bangunan seperti rumah, sekolah, taman kanak-kanak, dan fasilitas lain yang ada di Negara Palestina. Tak jarang tentara Israel melakukan penyerangan di pemukiman warga dengan menembakkan peluru serta meledakkan bom. Hal tersebut membuat anak-anak Palestina khawatir dan merasa terancam. Tentara Israel tidak ingin anak-anak Paletina tumbuh sehat dan belajar dengan baik. Perjuangan perjalanan menuju sekolah pun tidaklah mudah. Anak-anak Palestina harus berjalan kaki melewati bukit dan lembah. Ada yang berjalan kaki di lintasan berpasir dan berbatu selama berjam-jam untuk berangkat ke sekolah. Belum lagi ancaman dan intimidasi dari tentara Israel yang menghalangi anak-anak Palestina untuk pergi ke sekolah. Meski begitu, mereka berani menjalaninya karena memiliki keyakinan "jika tidak belajar dan sekolah, kita tidak akan mampu untuk melanjutkan studi dan mewujudkan mimpi".

Lalu, apa kabar anak-anak Indonesia yang sedang damai bergelimang fasilitas dan kuota ? Semoga Allah merahmati mereka anak-anak Palestina dan kita yang ada di Indonesia.

BAHAN AJAR KELAS 9 - ATLETIK (LEMPAR CAKRAM) - PERTEMUAN PERTAMA

   BAHAN AJAR LEMPAR CAKRAM KELAS 9

PERTEMUAN PERTAMA

Sebelum membahas berbagai tahapan melakukan lempar cakram. Ayo ambil pelajaran dari video perlombaan lempar cakram berikut ini. Perhatikan cara memegang cakram dan gerakan atlitnya ya.


Tahukah kamu, bahwa cakram terbuat dari kayu atau bahan lain dengan bingkai dari metal. Bingkai berbentuk lingkaran penuh, dan tepat di tengah-tengah cakram ada beban yang dapat dilepas-pindahkan. Berat cakram untuk putra adalah 2 kg dengan garis tengah 219-221 mm. Sedangkan, berat cakram untuk putri 1 kg dengan garis tengah 180-182 mm. Setelah ini, coba kalian pahami gerakan lempar cakram berikut ini :
1. Cara Memegang Cakram
(a) Cakram dipegang dengan disangga oleh jari-jari tangan dan menekuk ruas pertama/paling ujung tiap-tiap jari (kecuali ibu jari).
(b) Jarak antara jari yang satu dengan jari lainnya agak renggang.
(c) Badan cakram menempel pada telapak tangan tepat pada titik berat cakram atau sedikit agak ke belakang.  

2. Persiapan Awal Melempar Cakram (ancang-ancang)
(a) Aktivitas pembelajaran diawali dengan mengambil posisi membelakangi sektor lemparan.
(b) Kemudian kaki renggang selebar badan, lutut sedikit ditekuk, berat badan berada di kedua kaki.
(c) Selanjutnya cakram diayun-ayunkan ke kanan belakang dan kemudian ke kiri berulang-ulang dengan tujuan untuk mengatur konsentrasi.  


3. Awalan Berputar, Melempar Cakram, dan gerakan lanjutan
(a) Posisi awal berdiri, kaki direnggangkan selebar bahu, dan membelakangi arah lemparan.
(b) Pegang cakram dengan tangan kanan dan letakkan di bahu kiri.
(c) Gerakan diawali dengan meliukkan badan ke kiri dan ke kanan 2 kali.
(d) Pada liukan ketiga putar badan hingga menghadap arah lemparan sambil melepaskan cakram dari tanganmu.
(e) Gerakan terakhir/lanjutan dengan melangkahkan kaki kanan untuk menjaga keseimbangan.  
 

Jika kalian belum memahami, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada tempat yang sudah disiapkan di google classroom...

BAHAN AJAR KELAS 7 - ATLETIK (JALAN CEPAT) - PERTEMUAN PERTAMA

  BAHAN AJAR JALAN CEPAT KELAS 7

PERTEMUAN PERTAMA

A. PENGERTIAN ATLETIK
Atletik berasal dari bahasa Yunani, yaitu "athlon atau athlum" artinya pertandingan, perlombaan, pergulatan, atau perjuangan. Orang yang melakukannya dinamakan "athleta" (atlet). Atletik merupakan salah satu cabang olahraga yang diperlombakan/dipertandingkan. Cabang-cabang perlombaan atletik adalah nomor jalan, lari, lompat, dan lempar. Organisasi atletik internasional terbentuk pada tanggal 17 Juli 1912 pada Olimpiade ke-5 di Stockhom, Swedia dengan nama " International Amateur Athletic Federation" yang disingkat IAAF. Sedangkan di Indonesia pada tanggal 3 September 1950 berdiri PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia).

B. LAPANGAN JALAN CEPAT DAN LARI
Berikut adalah lapangan atau arena perlombaan atletik pada cabang jalan dan lari.


Pada pertemuan kali ini, kalian akan belajar salah satu cabang atletik yaitu jalan cepat. Jalan cepat sangat berbeda dengan berlari. Pada olahraga jalan cepat, tidak diperkenankan langkah melayang atau membuat lompatan. Menurut aturan, harus ada kaki yang selalu menginjak tanah. Berbeda dengan lari, lari memiliki gerakan kedua kaki melayang dari tanah saat melangkah. Untuk pengetahuan lebih dalam, lihatlah video penjelasan dari atlet nasional jalan cepat berikut ini.


Dalam melakukan jalan cepat, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan yaitu :
1. Posisi start dengan start berdiri dengan aba-aba "bersedia" dan "yaak"


2. Gerakan langkah kaki yang terdiri dari menopang / mengganti tumpuan dan pendaratan kaki yang diawali dari tumit menyentuh tanah diikuti dengan bagian telapak kaki lainnya.

3. Gerakan pinggul dan gerakan lengan dapat dilakukan dengan releks dan sewajarnya dengan lengan membentuk sudut siku kurang lebih 90 derajat. 


Dari materi di atas, jika kalian belum memahami, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

BAHAN AJAR KELAS 8 - ATLETIK (TOLAK PELURU) - PERTEMUAN PERTAMA

   BAHAN AJAR TOLAK PELURU KELAS 8

PERTEMUAN PERTAMA

Pada pertemuan kali ini, kalian akan belajar salah satu cabang atletik yaitu tolak peluru. Dalam melakukan tolak peluru, ada beberapa hal yang harus kalian perhatikan yaitu :

1. Gerak spesifik memegang peluru
Peluru diletakkan pada telapak tangan, jari-jari direnggangkan. 


2. Gerak spesifik tolak peluru gaya membelakangi

Dalam melakukan tolak peluru gaya membelakangi, ada beberapa tahapan berikut ini :
a. Posisi awal (berdiri dan ancang-ancang) : Badan berdiri dengan posisi membelakangi arah sektor tolakan. Pegang peluru pada salah satu tangan terkuat untuk menolak dan letakkan pada leher bagian samping. Jika tangan kanan yang memegang peluru, maka posisi kaki tumpuan adalah kaki kanan di depan dan kaki kiri rileks dengan posisi di belakang. Tangan kiri rileks sebagai keseimbangan. Lakukan gerakan ancang-ancang dengan mengayunkan tubuh dan kaki tumpu.

b. Saat gerakan (melakukan tolakan) : Ketika ancang-ancang berada pada keadaan siap untuk menolak, rendahkan lutut kaki kanan dan lakukan gerakan berjingkat rendah ke belakang (memindahkan kaki kanan mundur seperti melompat) diikuti dengan kaki kiri mendarat. Putar/balik badan ke arah kiri dengan cepat. Pada saat badan mengahadap ke arah tolakan, dorong dan lepas peluru ke depan atas dengan kekuatan penuh. Peluru lepas saat lengan lurus.

c. Akhir gerakan (gerakan lanjutan) : Langkahkan kaki kanan ke depan sebagai keseimbangan agar tubuh tidak jatuh dan keluar dari area tolak peluru.

Jika kalian belum paham penjelasan materi di atas, coba kalian lihat video saat perlombaan tolak peluru berikut ini :


Dari materi di atas, silahkan kalian saling bertanya dan menjawab pada google classroom.

 Terima kasih

Copyright © | by: Me