Kode Iklan Otomati Atau Peninjauan Adsense -->

Fitur Laboratorium Maya di Portal Rumah Belajar


Kemendikbudristek melalui pusdatin telah merancang portal rumah belajar sebagai salah satu inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Rumah belajar merupakan portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Rumah Belajar memiliki fitur utama dan fitur pendukung. Salah satu fitur utama adalah fitur laboratorium maya.

Fitur laboratorium maya merupan fitur simulasi praktikum laboratorium yang disajikan secara interaktif dan menarik. Fitur laboratorium maya juga dikemas bersama lembar kerja siswa dan teori praktikum sebagai petunjuk praktikum.

 


Selamat melakukan praktikum ya. Semangat belajar bersama Rumah Belajar. Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

 


Fitur Sumber Belajar di Portal Rumah Belajar


Kemendikbudristek melalui pusdatin telah merancang portal rumah belajar sebagai salah satu inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Rumah belajar merupakan portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Rumah Belajar memiliki fitur utama dan fitur pendukung. Salah satu fitur utama yang terdapat banyak sekali bahan ajar atau materi ajar adalah fitur sumber belajar.

Fitur sumber belajar menyajikan materi ajar yang sesuai dengan kurikulum bagi peserta didik dan pendidik. Materi ajar disajikan secara terstruktur dengan tampilan yang menarik. Berikut adalah bentuk materi ajar yang ada dalam fitur sumber :

1. Gambar

2. Video

3. Animasi

4. Simulasi

5. Evauasi

6. Permainan

 


Wah. lumayan banyak juga ya. Selamat belajar ya. Semangat belajar bersama Rumah Belajar. Belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.

Berbagi melalui Media Sosial


Media sosial lahir untuk mempermudah komunikasi antar penggunanya yang terpisah ruang. Berkomunikasi melalui media sosial memang sangat mengasyikkan. Selain dapat melihat kabar atau curahan hati pengguna lainnya, media sosial juga menjadi tempat berbagi berita. Tidak jarang, kita menemui berita di media sosial yang berisi fakta hingga yang hanya sekedar menghebohkan. Selain itu, ada beberapa berita di media sosial yang meninggalkan pertanyaan besar akan kebenarannya. Oleh sebab itu, kita harus berhati-hati dalam menyebarkan berita yang belum kita ketahui kebenarannya. Karena, bisa jadi berita tersebut adalah hoax atau berita palsu.

Ayo, lakukan tips "Think Before Sharing" atau berpikir dua kali sebelum berbagi, seperti:

1. Berpikir tujuan berbagi.

2. Berpikir sasaran berbagi.

3. Berpikir kebenaran materi atau berita.

Selamat berbagi dan stop hoax.

Menyebarkan Ide dalam Bentuk Publikasi Karya


 

Jika memendam ide tanpa menuliskannya menjadi sebuah karya tulis ibarat cinta yang tak pernah diungkapkan. Maka, menulis sebuah karya tanpa dipublikasikan adalah seperti hubungan tanpa status yang tiada manfaatnya untuk lingkungan sekitar. Oleh sebab itu, setiap karya tulis hendaknya dipublikasikan sebagai bentuk usaha menyebarkan manfaat kepada pembaca.

Karya tulis dapat dipublikasikan melalui media cetak maupun media online tergantung pada jenis karya tulis. Karya tulis yang berbentuk artikel ilmiah populer dapat dipublikasikan dalam media cetak seperti majalah dan koran. Selain itu pada media online, artikel ilmiah populer dapat dipublikasikan dalam halaman web seperti blogger, kompasiana, wordpress, atau halaman lainnya.

Jika penulis artikel ilmiah menginginkan jumlah pembaca yang banyak dalam publikasi karya tulis via media online, penulis harus melakukan sebuah pemasaran dengan membagikan tautan pada media sosial yang dimiliki penulis. Pemasaran melalui media sosial menjadi salah satu bukti keuntungan publikasi karya tulis melalui media online dibandingkan publikasi melalui media cetak. Menurut kalian, publikasi karya tulis melalui media cetak atau media online nih yang cocok untuk karya kalian?.

Jejak Kehidupan dalam Karya Tulis Ilmiah Populer


Sebuah ide akan tetap terpendam jika tidak pernah ditulis. Keadaan tersebut ibarat cinta yang tak pernah diungkapkan dan akan tetap menjadi sebuah harapan. Dengan menulis ide, dapat dikatakan bahwa penulis sudah mulai merancang konsep karya tulis. Rancangan konsep karya tulis yang terus ditempa dengan goresan tinta pasti akan berujung dengan lahirnya sebuah karya tulis. Setiap karya tulis akan menjadi jejak kehidupan yang mengandung kenangan di dalamnya.

Karya tulis memiliki banyak jenis. Salah satu karya tulis yang menarik untuk dibaca adalah artikel ilmiah populer. Dengan gaya bahasa yang populer seperti bahasa jurnalistik, menjadikan artikel ilmiah populer sebagai tulisan yang mudah dipahami orang awam. Selain itu, artikel ilmiah populer memberikan ringkasan data hasil penelitian dan fakta-fakta penting sebagai informasi. Tidak hanya itu, penulis juga menyajikan opini-opini terhadap peristiwa sebagai teori pendukung. Beberapa contoh artikel ilmiah populer adalah surat kabar, majalah, tabloid, dan media cetak atau online lainnya.

Dalam menulis artikel ilmiah populer, terdapat beberapa teknik yang harus dilakukan. Mulailah dengan menulis gagasan pokok yang akan dibahas sebagai bentuk mengeluarkan semua ide yang ada. Sajikan definisi gagasan pokok menurut beberapa ahli untuk menambah teori dalam artikel ilmiah populer. Kemudian, penulis dapat memberikan perbandingan data antar wilayah atau antar waktu untuk mendukung data ilmiah. Penulis juga dapat menambahkan isu krusial dan unsur kebaharuan yang dapat memperluas wawasan pembaca artikel ilmiah populer. Dalam usaha menarik pembaca, tulisan pada paragraf pertama harus menarik perhatian atau mengandung kontradiksi dari isu atau gagasan yang dibahas. Sekian, semoga bermanfaat.


Memperkenalkan Portal Rumah Belajar kepada Siswa Kelas VI SDN 1 Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan


Pandemi virus corona telah memberikan dampak yang luar biasa terhadap berbagai sektor kehidupan. Selain memaksa masyarakat untuk lebih meningkatkan budaya hidup sehat dengan memakai masker dan rutin mencuci tangan, pandemi virus corona juga memaksa dunia pendidikan untuk melakukan perubahan. Hampir sepanjang tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2021, keputusan mengambil pembelajaran jarak jauh (PJJ) oleh pemangku kepentingan telah dilaksanakan. Sehingga, peserta didik dan pendidik harus melaksanakan pembelajaran secara daring atau online.

Kemendikbudristek melalui pusdatin telah merancang portal rumah belajar sebagai salah satu inovasi pembelajaran di era industri 4.0. Rumah belajar merupakan portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.

Pada tanggal 30 Oktober 2021 lalu, saya mencoba mengenalkan portal rumah belajar kepada peserta didik kelas VI di SDN 1 Banaran Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan. Dengan mengawali pengenalan pada fitur yang mudah diingat dan menarik untuk peserta didik seperti fitur edugame. Peserta didik terlihat sangat antusias untuk bermain dan belajar di fitur tersebut. Melalui bimbingan yang intens, peserta didik mencoba menjelajahi fitur-fitur utama dan fitur-fitur pendukung lainnya di portal rumah belajar. Akhirnya, dengan sendirinya peserta didik menginstal aplikasi rumah belajar di smartphone mereka. Dengan memanfaatkan fitur di portal rumah belajar, peserta didik dapat belajar dimana saja, kapan saja, dengan siapa saja.




Mood Booster Peserta Bimtek PembaTIK Level 4 !!!


Hati siapa yang tak bahagia dan penuh rasa penasaran ketika mendapatkan sebuah kiriman paket rahasia. Hal tersebut yang aku rasakan saat menerima paket souvenir dari Pusdatin Kemdikbudristek. Paket souvenir dikirim dari jakarta menuju masing-masing sekolah peserta bimtek PembaTIK level 4. Sehingga membuat beberapa guru dan rekan kerja penasaran dengan isi paket tersebut. Bak tiupan angin, dengan cepat tersebarlah informasi bahwa ada salah satu warga sekolah yang masuk 30 besar bimtek PembaTIK level 4 di Provinsi Jawa Timur. Ucapan selamat pun tak terbendung untuk kembali terdengar. Hingga akhirnya dukungan dari Kepala Sekolah juga tak kalah menambah semangat. 

Paket souvenir tersebut sengaja dikirim oleh Pusdatin Kemdikbudristek untuk seluruh peserta bimtek PembaTIK level 4. Kira-kira apa saja ya isi dari paket souvenir tersebut?. Paket souvenir tersebut berisi beberapa souvenir berikut ini :
1. 1 buah kaos berwarna merah marun dengan tulisan rumah belajar.
2. 1 buah rompi berwarna biru dengan tulisan sahabat rumah belajar.
3. 10 lembar stiker rumah belajar.


Waah, rasanya menjadi mood booster bagi aku yang menerimanya. Kedua pakaian tersebut menjadi seragam untuk menghadapi tantangan di medan perjuangan. Semoga diberi kesuksesan ya. Aamiin.
Copyright © | by: Me